Thursday, March 14, 2013

Koleksi Animasi GIF Fisika

  1. Melempar ke Depan
  2. Bom Pesawat
  3. Variasi Sudut Elevasi
  4. Menembak di Jurang 1
  5. Menembak di Jurang 2
  6. Menangkap Pisang 1
  7. Menangkap Pisang 2
  8. Menangkap Pisang 3
  9. Kapal
  10. Mobil melempar ke atas 
  11. Ayunan 
  12. Menanjak 
  13. Meluncur 1
  14. Meluncur 2 
  15. Peluru
  16. Tabrakan 1
  17. Tabrakan 2
  18. Tabrakan di Persimpangan
  19. Tabrakan Astronot
  20. Kereta
  21. Ditabrak dari belakang
  22. Ditabrak dari belakang 2
  23. Ditabrak Truk 1
  24. Ditabrak Truk 2
  25. Menurunkan benda
  26. Menurunkan benda 2
  27. Ikan dimakan Ikan 1
  28. Ikan dimakan Ikan 2 
  29. Kecepatan Tetap
  30. Kecepatan Gerak Mundur
  31. Percepatan
  32. Percepatan Gerak Mundur
  33. Kecepatan Berbeda
  34. Kecepatan Awal Berbeda
  35. Perlambatan
  36. Perlambatan Mundur
  37. Mobil Menyalip
  38. Meluncur ke bawah
  39. Roket 
  40. Gadjah Jatuh 
  41. Mobil Menabrak Dinding
  42. Motor Menabrak Dinding
  43. Mobil Menabrak Mobil 
  44. Terjun Bebas 

SIMULASI FLASH PERCOBAAN / EKSPERIMEN KIMIA SMA

Animasi Flash Fisika SMA

Berikut adalah koleksi animasi flash untuk pelajaran Fisika di tingkat SMA. Sangat membantu anak-anak SMA dalam memahami konsep-konsep Fisika yang mungkin begitu abstrak untuk kalian. File berformat swf berukuran kecil, sehingga tidak memberatkan. Selamat menikmati! 

  

  • MESIN PANAS 

1. Mesin 2 stroke
2. Mesin 4 stroke
3. Siklus Carnot
4. Mesin Stirling


 

  • MATERIAL

1. Model Bohr Atom Hidrogen
2. Ikatan Kovalen
3. Doping
4. Elektron Konduksi dan Arus Semikonduktor
5. Atom Multielektron
6. Pertemuan (junction) p-n
7. Sel Surya Silikon


  

  • MEKANIKA 

1. Percepatan Konstan
2. Gerak
3. Gerak Relatif
4. Gravitasi 2 Bola
5. Proyektile Kenematik
6. Gerak Parabola
7. Gerak dan Gravitasi
8. Tumbukan di Udara
9. Ayunan Newton
10. Hukum Hookes
11. Koordinat Gerak Melingkar
12. Gerak Melingkar Vertikal
13 Ayunan
14. Titik pada Gerak Menggelinding (Rolling)
15. Arah Kecepatan Melingkar
16. Aturan Tangan Kanan
17. Presisi Putaran Atas
18. Gerak Melingkar Uniform
19. Gerak Harmonis Sederhana 1
20. Gerak Harmonis Sederhana 2
21. Gerak Harmonis Sederhana 3
22. Gerak Harmonis Sederhana 4
23. Bidang Miring Atwood
24. Hukum Kepler
25. Meriam Newton
26. Gerak Peluru 1
27. Gerak Peluru 2
28. Benda jatuh di Cairan
29. Benda Jatuh di Udara


  

  • OPTIKA 

1. Difraksi
2. Phasor Celah Ganda
3. Medan Listrik Terosilasi
4. Lensa Cembung
5. Multiphasor
6. Phasor
7. Bidang Gelombang Empat
8. Refraksi
9. Sistem Dua Lensa
10. Refleksi
11. Refleksi dan Refraksi
12. Bayangan Benda
13. Fokus Benda

  

  • RELATIFITAS

1. Sinkronisasi Jam
2. Kontraksi Panjang
3. Kontraksi Lorentz
4. Interferometer Michelson-Morley
5. Jam Relativistic
6. Simultanitas
7. Michelson Morley
8. Dilatasi Waktu
9. Kontraksi Panjang
10. Relativitas Kejadian Simultan
11. Padoks Si Kembar
12. Ayunan Foucoult
13. Perihelion Merkuri

  

  • GELOMBANG 

1. Gelombang Berdiri
2. Gerak Harmonis Sederhana
3. Osiloskop 1 

 

  • LISTRIK & MAGNET 

1. Hukum Coulomb
2. Analogi Listrik dan Air
3. Saklar
4. Medan Listrik 1
5. Bel Listrik
6. Medan Listruk 2
7. Medan Listrik dan Magnet
8. Polarisari Melingkar
9. Benda Berputar dan Magnet 1
10. Benda Berputar dan Magnet 2

Cara Mudah Menguasai Tenses


Cara Mudah Menguasai Tenses



Kata Kerja

Kata Kerja adalah bagian inti dari Tenses Bahasa Inggris. Kata kerja atau Verb pada rumus-rumus Tenses di blog ini, Kata kerja atau Verb ini sering saya singkat V saja. Jadi kalau V+ing artinya sama dengan Verb+ing, sering juga saya tulis sebagai “Ving” saja agar mudah.

Kata kerja dalam bahasa Inggris ada banyak bentuknya: V1, V2, V3, Ving.

Kata Kerja bentuk 1 atau saya singkat V1, yaitu kata kerja dasar, seperti: drink, go, write, read, participate, learn, study, dan sebagainya. Ada kata kerja bentuk ke 2, sering saya singkat V2. Kata kerja bentuk 3 ya V3. Serta Kata Kerja bentuk ING atau saya singkat Ving. Bagaimana cara menggunakan bentuk-bentuk kata kerja tersebut? Ada di masing-masing pelajaran Tenses Bahasa Inggris.

Perubahan Bentuk Kata Kerja

Perubahan bentuk Kata Kerja bentuk 1 (V1) ke bentuk kedua (V2) dan bentuk ke 3 (V2) ada yang beraturan (ada rumusnya) dan ada juga yang tidak beraturan (tidak ada rumusnya). Wah memamg inilah yang membuat bahasa Inggris ini menjadi rumit bagi kita orang Indonesia, haha.

Kata Kerja Beraturan (Regular Verb):

Artinya ya mempunyai keteraturan bentuknya, ada rumusnya misalnya ditambah “D” atau “ED” seperti: live – lived – lived, play, played, played.

Walaupun ada aturannya tetapi aturan perubahan tersebut masih ada beberapa. Daftar kata kerja beraturan ini pun panjang sekali. Saya sarankan Anda mempunyai buku Grammar Bahasa Inggris walaupun yang kecil dan sederhana, biasanya ada di sana. Memang Anda mau menulsinya disini satu per satu?.Kata Kerja TIDAK Beraturan (Irregular Verb):

Misalnya kata kerja “drink” berturut-turut untuk bentuk ke 1 sampai 3: drink-drank-drunk. Satu contoh lain lagi: break-broke-broken

Masih ingat V1, V2, V3 dan Ving? Jangan lupa apa itu artinya ya, karena akan sering dipergunakan dalam setiap tenses bahasa inggris




1. Present Tense (Waktu Sekarang)


a. Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana)

Rumus :
+ } S + V1 + O/C
- } S + Do/does + not + V1 + O/C
? } Do/does + S + V1 + O/C

Example :
+} Sisca Reads book everyday
-} Sisca does not Read book everyday
?} does Sisca Read book everyday
 Yes He does / No He does not (doesn’t)For I, We, You, They = doHe, She, It = Does

Contoh kalimat :(+) She is a new people here.
(+) He plays football every morning
(-) She isn’t a new people here.
(-) He does not playing football every morning.
(?) Is she a new people here?
(?) How playing football every morning?

b. Present Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sekarang)

Menerangkan suatu perbuatan yabg sedang berlangsungpada waktu sekarang.

Rumus :
+ } S + Be + V1 + ing + O/C >> 
+ } They are playing badmintoon now
- } S + Be + not + V1 + ing + O/C >> 
- } They are not playing badmintoon now
? } Be + S + V1 + ing + O/C >> 
? } Are they palaying badmintoon now ?Yes They are / no they are notFor I = amThey, we, you = areHe, She, It = Is

Contoh dalam kalimat :
(+) He is playing badminton now
(-) He isn’t playing badminton now.
(?) Is he playing badminton now.

c. Present Perfect Tense (Waktu Sempurna Sekarang)

Rumus :
subject+auxiliary verb+main verb

Contoh :
(+) you have eaten mine.
(-) she has not been to Rome
(?) have you finished?

d. Present Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Sekarang)

Rumus :
(+): S + have/has + been + Ving
(-): S + have/has + not + been + Ving
(?): Have/has + S + been + Ving

Contoh :
(+) She has been going to Malang since evening.
(+) We have been riding a horse for three days
(-) She hasn’t been going to Malang since evening.
(-) We haven’t been riding a horse for three days.
(?) Has she been going to Malang ?
(?) Have He been riding a horse for three days ?


2. Past Tense (Waktu Lampau)


a. Simple Past Tense (Waktu Lampau Sederhana)

Rumus :
+} S+Be+Was/Were+O/C
-} S+Be+Was/Were+not+O/C
?} Be+Was/Were+ S+O/C

Example :
+} We were at school yesterday
-} We were not at school yesterday?
} were we at school yesterday ?
For I, He, She, It = WasThey, we, you = were

Contoh :
(+) I saw a good film last night
(+) He came here last month
(-) I saw not a good film last night
(-) He came not last month
(?) Saw I a good film last night
(?) Came He here last month

b. Past Continuous Tense (Waktu Berlangsung Lampau)

Rumus :
(+): S + was/were + Ving
(-): S + was/were + NOT + Ving
(?): Was/Were + S + Ving

Contoh :
(+) He was watching television all afternoon last week
(+) They were talking about sport when I met him
(-) He wasn’t watching television all afternoon last week
(-) They weren’t talking about sport when I met him
(?) Was He watching television all afternoon last week
(?) Were they talking about sport when I met him

c. Past Perfect Tense (Waktu Sempurna Lampau)

Rumus :
subject+auxiliary verb HAVE+main verb
(+): S + had + V3
(-): S + had + not + V3
(?): Had + S + V3

Contoh :
(+) When my brother arrived , I had painted my motor cycle
(+) The ship had left before I arrived
(-) When my brother arrived , I hadn’t painted my motor cycle
(-) The ship hadn’t left before I arrived
(?) Had I my motor cycle , when my brother arrived ?
(?) Had the ship left before I arrived?

d. Past Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Lampau)

Rumus :
Subject+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb

Contoh :
(+) They had been living there for two month
(+) When they washed my drees , your father had been playing badminton
(-) They hadn’t been living there for two month
(-) When they washed my dress , your father hadn’t been playing badminton
(?) Had they been living there for two month?
(?) When they washed my dress , had your father been playing badminton ?


3. Future Tense (Akan Datang)


a. Simple Future Tense (Waktu Akan Datang Sederhana)

Rumus :
Subject+auxiliary verb WILL+main verb

Contoh :
(+) I will visit to yogyakarta tomorrow.
(+) he will met girl friend by seven o’clock
(?) Will he go to America next month?
(+) President shall at Nederland the day after tomorrow.
(-) President shall not at Nederland the day after tomorrow.
(?) Shall President at Nederland the day after tomorrow?

b. Future Continuous Tense (Waktu Berlangsung Akan Datang)

Rumus :
Subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb BE+main verb

Contoh :
(+) I will be writing a comic.
(+) I will be studying tomorrow night.
(-) I will not writing a comic.
(-) I will not be studying tomorrow night.
(?) Will I be writing a comic ?
(?) Will I be studying tomorrow night ?

c. Future Perfect Tense (Waktu Sempurna Akan Datang)

Rumus :
Subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+main verb

Contoh :
(+) Iwill havefinishedby 10am.
(+) Youwill haveforgottenme by then.
(-) Shewillnothavegoneto school.
(-) Wewillnothaveleft.
(?) Willyou havearrived?
(?) Willthey havereceivedit?

d. Future Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Akan Datang)

Rumus :
Subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb

Contoh :
(+) I will have been reading a news paper.
(+) He will have been listening music.
(-) I will haven’t been reading a news paper.
(-) He will haven’t listening a music.
(?) Will I have been riding a news paper ?
(?) Will He have listening a music ?


4. Past Future Tense (Akan Datang Di Waktu Lampau)


a. Past Future Tense (Waktu Akan Datang Di Waktu Lampau)


Rumus :
Positif: S + would + V1
Negatif: S + would + not + V1
Tanya: Would + S + V1

Contoh :
(+) He would come if you invited him.
(+) They would buy a home the previous day.
(-) He wouldn’t come if invited him.
(-) They wouldn’t buy a home the previous day.
(?) Would He come if invited him ?
(?) Would they buy a home the previous day ?

b. Past Future Continuous Tense (Waktu Akan Sedang Terjadi Diwaktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + be + Ving
Negatif: S + would + not + be + Ving
Tanya: Would + S + be + Ving

Contoh :
(+) I should be swimming at this time the following day.
(+) I shall be sliping at 10 o’clock tomorrow.
(-) I shouldn’t be swimming at this time the following day.
(-) I shalln’t be sleeping at 10 o’clock tomorrow.
(?) Shall I be swimming at this time the following day ?
(?) Shall I be sleeping at10 o’clock tomorrow ?

c. Past Future Perfect Tense (Waktu Akan Sudah Selesai Di Waktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + have + V3
Negatif: S + would + not + have + V3
Tanya: Would + S + have + V3

Contoh :
(+) He would have graduated if he had studies hard.
(+) Nonok will have studied moth by the end of this week.
(-) He wouldn’t have gone if he had met his darling
(-) Nonok will have not studied month by the end of this week
(?) Would He have gone if he had met his darling ?
(?) Will Nonok have studied month by the end of this week ?

d. Past Future Perfect Continuous Tense(Waktu Yang Sudah Sedang Berlangsung Pada Waktu Lampau)

Rumus :
Positif: S + would + have + been + Ving
Negatif: S + would + not + have + been + Ving
Tanya: Would + S + have + been + Ving

Contoh :
Rianawati would have been speaking English for two years(+)
Mrs. Anisa Munif would have been walking here for seventeen years(+) 
Rianawati would have been speaking English for two years(-) 
Mrs. Anisa Munif wouldn’t have been walking here for seventeen year(-) 
Rianawati wouldn’t have been speaking English for two years(?) 
Would Mrs. Anisa Munif have been walking here for seventeen years?(?) 
Would Rianawati have been speaking English for two years?

Berbakti kepada Orang Tua


Suatu hari ada seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam. Dia bertanya, “Wahai Rasulullah, aku mempunyai harta kekayaan dan anak. Sementara ayahku berkeinginan menguasai harta milikku dalam pembelanjaan. Apakah yang demikian ini benar?” Maka jawab Rasulullah, “Dirimu dan harta kekayaanmu adalah milik orang tuamu.” (HR. Ibnu Majah dari Jabir bin Abdillah). 

Begitulah, syari’at Islam menetapkan betapa besar hak-hak orang tua atas anaknya. Bukan saja ketika sang anak masih hidup dalam rengkuhan kedua orang tuanya, bahkan ketika ia sudah berkeluarga dan hidup mandiri. Tentu saja hak-hak yang agung tersebut sebanding dengan besarnya jasa dan pengorbanan yang telah mereka berikan. Sehingga tak mengherankan jika perintah berbakti kepada orang tua menempati ranking ke dua setelah perintah beribadah kepada Allah dengan mengesakan-Nya. 

Allah berfirman (artinya), “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada ibu bapakmu.” (QS. An-Nisa:36)

Birrul Walidain, Bagaimana Caranya? 

Sebagai anak, sebenarnya banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengekspresikan rasa bakti dan hormat kita kepada kedua orang tua. Memandang dengan rasa kasih sayang dan bersikap lemah lembut kepada mereka pun termasuk birrul walidain. 

Allah berfirman (artinya), “Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia, dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang.” (QS. Al-Isra’:23). Dalam kitab Adabul Mufrad, Imam Bukhari mengetengahkan sebuah riwayat bersumber dari Ibnu Jarir dan Ibnu Mundzir melalui Urwah, yang menjelaskan mengenai firman Allah: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang.” Maka Urwah menerangkan bahwa kita seharusnya tunduk patuh di hadapan kedua orang tua sebagaimana seorang hamba sahaya tunduk patuh di hadapan majikan yang garang, bengis, lagi kasar. 

Pada suatu ketika, ada seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dia bersama seorang laki-laki lanjut usia. Rasulullah bertanya, “Siapakah orang yang bersamamu?” Maka jawab laki-laki itu, “Ini ayahku”. Rasulullah kemudian bersabda, “Janganlah kamu berjalan di depannya, janganlah kamu duduk sebelum dia duduk, dan janganlah kamu memanggil namanya dengan sembarangan serta janganlah kamu menjadi penyebab dia mendapat cacian dari orang lain.” (Imam Ath-Thabari dalam kitab Al-Ausath). 

Berbakti kepada orang tua tak terbatas ketika mereka masih hidup, tetapi bisa dilakukan setelah mereka wafat. Hal itu pernah ditanyakan oleh seorang sahabat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka Rasulullah menjawab, “Yakni dengan mengirim doa (mendo’akan) dan memohonkan ampunan. Menepati janji dan nadzar yang pernah diikrarkan kedua orang tua, memelihara hubungan silaturahim sera memuliakan kawan dan kerabat orang taumu.” Demikian Imam Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hiban meriwayatkannya bersumber dari Abu Asid Malik bin Rabi’ah Ash-Sha’idi. 

Bukan dalam Syirik dan Maksiat 

Meski kita diperintah untuk taat dan patuh kepada mereka, namun hal itu tak berlaku ketika keduanya memerintahkan kita untuk menyekutukan Allah dan bermaksiat kepada-Nya. Rasulullah bersabda,”Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiyat kepada Allah.” (HR. Ahmad). 

Kita tentu ingat kisah seorang sahabat, Sa’ad bin Waqash yang diberi dua buah opsi oleh ibunya yang masih musyrik: kembali kepada kemusyrikan atau ibunya akan mogok makan dan minum sampai mati. Ketika sang ibu tengah melakukan aksinya selama tiga hari tiga malam, beliau berkata,”Wahai Ibu, seandainya Ibu memiliki 1000 jiwa kemudian satu per satu meninggal, tetap aku tidak akan meninggalkan agama baruku (Islam). Karena itu, terserah ibu mau makan atau tidak.” Melihat sikap Sa’ad yang bersikeras itu maka ibunya pun menghentikan aksinya. 

Sehubungan dengan peristiwa itu, Allah menurunkan ayat: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” (QS. Luqman:15). Jadi, kalau orang tua mengajak ke arah kemusyrikan maka tidak wajib bagi kita menaati mereka. Hanya saja sebagai anak tetap berkewajiban bergaul dengan baik selama di dunia. Sikap santun harus senantiasa kita jaga. 

Awas: Durhaka! 

Durhaka kepada orang tua (‘uquuqul walidain) termasuk dalam kategori dosa besar. Bentuknya bisa berupa tidak mematuhi perintah, mengabaikan, menyakiti, meremehkan, memandang dengan marah, mengucapkan kata-kata yang menyakitkan perasaan, sebagaimana disinggung dalam Al-Qur’an: “Dan janganlah sekali-kali kamu mengatakan ‘ah’ kepada orang tua.” (QS. Al-Isra’ : 23). Jika berkata ‘ah/cis/huh’ saja tidak boleh, apalagi yang lebih kasar daripada itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa membuat hati orang tua sedih, berarti dia telah durhaka kepadanya.” (HR. al Bukhari). Dalam kesempatan lain Rasulullah bersabda, “Termasuk perbuatan durhaka seseorang yang membelalakkan matanya karena marah.” (HR ath Thabrani). 

Orang tua kita, siapa pun orangnya, memang harus dihormati, apalagi jika beliau seorang muslim. Rasulullah pernah berpesan, “Seorang muslim yang mempunyai kedua orang tua yang muslim, kemudian ia senantiasa berlaku baik kepadanya, maka Allah berkenan membukakan dua pintu surga baginya. Kalau ia memiliki satu orang tua saja, maka ia akan mendapatkan satu pintu surga terbuka. Dan kalau ia membuat kemurkaan kedua orang tua maka Allah tidak ridha kepada-Nya.” Maka ada seorang bertanya, “Walaupun keduanya berlaku zhalim kepadanya?” Jawab Rasulullah, “Ya, sekalipun keduanya menzhaliminya.” (HR. al Bukhari). 

Berhubungan dengan orang tua memang harus hati-hati. Jangan sampai hanya karena emosi, kelalaian, ketidaksabaran plus rasa ego kita yang besar, kita terjerumus ke dalam ‘uququl walidain yang berarti kemurkaan Allah. Na’udzubillah. 

Bukankah dalam sebuah hadits Rasulullah pernah berpesan bahwa keridhaan Allah subhaana wa ta’ala berada dalam keridhaan orang tua, dan kemurkaan Allah berada dalam kemarahan orang tua? Dus, selagi masih ada waktu dan kesempatan, tunjukkanlah cinta, sayang, hormat, dan bakti kita kepada keduanya, hanya untuk satu tujuan: meraih cinta, ampunan, pahala, dan ridha-Nya.

10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT


10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT


Dalam suatu kesempatan, seperti sering terjadi, Iblis datang menemui Rasulullah SAW. Setelah mengetahui kedatangannya, Rasulullah bertanya tentang permintaan Iblis pada Allah SWT:

“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam.”

“Apa saja?”

1. Pertama, “Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.”   

Tentang permintaan Iblis ini, Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64).

2. Kedua, “Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah.”
Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan mudah patuh kepada bisikan syaithan.

3. Ketiga, “Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.”

4. Keempat, “Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.”

5. Kelima, “Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai (masjid)ku.”

6. Keenam, “Aku minta agar Allah menjadikan syairmusik dan nyayian sebagai (Qur’an)ku.

7. Ketujuh, “Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.”

8. Kedelapan, “Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Dia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.” Allah berfirman, “Orang-orang yang boros adalah saudara-saudarasyaithan.” (QS Al-Isra : 27)

9. Kesembilan, “Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.”

10. Kesepuluh, “Aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silahkan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”
Iblis berkata: “Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.”

Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.

Rasulullah SAW lalu membaca ayat: “mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119). Juga membaca, ” Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab: 38)

Iblis lalu berkata: ” Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu

Alphabet Dalam Fisika


Alphabet Dalam Fisika
Fisika menciptakan berbagai macam besaran dan satuan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa alam (juga yang buatan) yang terjadi. Untuk menuliskannya, diciptakanlah simbol yang berhubungan dengan penyebutannya, yang berasal dari beberapa sumber. Beberapa besaran dan satuan dinamai dengan nama penemunya, sedangkan lainnya dinamai dalam bahasa Inggris. Lainnya bahkan lebih ajaib lagi. Semua simbol tersebut tentu perlu dipersingkat penulisannya, sering kali menjadi satu huruf saja.

Huruf apa saja yang dipakai oleh para ahli fisika? Berikut ini contohnya. 

  • A: Ampere, satuan arus listrik; a untuk akselerasi atau percepatan.
  • B: Medan induksi magnet. Mungkin berasal dari Biot-Savart.
  • C: Coulomb, satuan muatan listrik; c untuk kecepatan cahaya.
  • D: Medan listrik pergeseran (displacement); d sering dipakai untuk jarak (distance)
  • E: Energi; medan listrik (electric field). e untuk muatan listrik elektron.
  • F: Gaya (force); f untuk frekuensi.
  • G: konstanta gravitasi Newton; g dipakai untuk percepatan gravitasi.
  • H: Medan magnet akibat arus listrik. Juga H untuk Henry, satuan induktansi. h untuk konstanta Planck.
  • I: Arus listrik.
  • J: Joule, satuan energi. Juga untuk rapat arus listrik.
  • K: Biasa dipakai sebagai konstanta (misal: F = k q1 q2 / r2 ). k untuk konstanta Boltzmann.
  • L: Liter; momentum sudut; bilangan kuantum orbital. Juga biasa dipakai untuk panjang (length).
  • M: Massa, magnetisasi, meter.
  • N: Newton, satuan gaya. Juga bilangan kuantum utama dan jumlah partikel (number) dalam mol.
  • O: Baiklah, huruf ini tidak dipakai karena bentuknya mirip angka nol. Kalau saja bentuknya lain, mungkin akan dipakai sebagai satuan resistansi, Ohm.
  • P: Daya (power); tekanan (pressure); polarisasi listrik; p untuk momen dipol listrik dan momentum linear.
  • Q: Sering dipakai dalam termodinamika untuk usaha. q untuk muatan listrik.
  • R: biasa dipakai untuk jari-jari lingkaran (radius) dan jarak (range).
  • S: Entropi. s untuk detik (second) dan spin dalam fisika kuantum.
  • T: Waktu; periode; temperatur. Juga T untuk Tesla, satuan untuk medan induksi magnet.
  • U: Energi dalam. Kadang-kadang dipakai untuk menyatakan kecepatan, jika huruf v sudah dipakai.
  • V: Kecepatan, dari velocity. Juga besaran dan satuan tegangan listrik (Voltase dan Volt) dan potensial pada umumnya.
  • W: Usaha (Work). Watt adalah satuan daya.
  • X,Y,Z dipakai sebagai koordinat. Y untuk modulus Young; dalam fisika nuklir, Z menyatakan jumlah proton dalam inti. 

  • Bahkan setelah menghabiskan (hampir) semua huruf dalam alfabet Latin, para fisikawan masih merasa belum cukup. Mereka mengeluarkan persediaan huruf Yunani: 
  • α (alfa): Percepatan sudut.
  • β (beta), γ (gamma): Jenis radiasi nuklir, bersama-sama dengan α. Dalam relativitas khusus, γ berarti faktor Lorentz.
  • δ (delta): Fungsi delta Dirac.
  • ε (epsilon): konstanta permitivitas listrik.
  • η (eta): Dalam beberapa kesempatan, berarti efisiensi.
  • θ (theta): Sudut.
  • κ (kappa): Modulus Bulk.
  • λ (lambda): Panjang gelombang; rapat muatan listrik per satuan panjang.
  • μ (mu): Momen magnetik. Juga dipakai untuk menyatakan permeabilitas magnetik.
  • ν (nu): Frekuensi.
  • ξ (xi): Satu jenis baryon dinamai dengan huruf besarnya (Ξ)
  • π (pi): Selain untuk bilangan 3,1415926535… juga untuk parity yang berhubungan dengan simetri.
  • ρ (rho): Rapat massa atau muatan listrik per satuan volum, juga resistivitas listrik (hambat jenis).
  • σ (sigma): Konduktivitas listrik; rapat muatan listrik per satuan luas. Juga untuk konstanta Stevan-Boltzmann.
  • τ (tau): Torsi.
  • φ (phi): Dalam huruf besarnya (Φ) berarti fluks magnet.
  • χ (chi): Suseptibilitas. χm untuk magnet dan χe untuk listrik.
  • ψ (psi): Dalam fisika kuantum, digunakan untuk menyatakan fungsi gelombang, yang menyatakan keadaan.
  • ω (omega): Kecepatan sudut. Huruf besarnya, Ω, untuk Ohm. 
Peranan beberapa angka dalam fisika: 
  • 1 teori tentang segalanya yang dicari-cari para fisikawan.
  • 2 sifat yaitu partikel dan gelombang, yang sepertinya dimiliki oleh segala benda.
  • 3 dimensi ruang tempat kita hidup.
  • 4 macam gaya dasar yaitu nuklir kuat, nuklir lemah, elektromagnet, dan gravitasi.
  • 5 buah titik Lagrangian pada sebuah planet yang mengorbit matahari.
  • 6 macam quark yaitu up, down, strange, charm, top, bottom.
  • 7 besaran pokok yaitu panjang, waktu, massa, temperatur, arus listrik, intensitas cahaya, dan jumlah partikel.
  • 8 partikel dalam kelompok meson dan baryon ringan.
  • 9 planet dalam tata surya sebelum Pluto dicoret.
  • 10 juta kronor Swedia, hadiah untuk pemenang Nobel, diberikan tanggal 10 Desember.Jadi huruf mana yang tidak dipakai oleh fisika?